Pemenang #PestaFiksi06: Momen Face Time

Hai!

Terima kasih buat yang sudah ikutan #PestaFiksi06 yah. Maaf, cuma satu eks aja nih hadiahnya 🙂 Tapi seneng karena nggak menyurutkan yang mau ikutan meski harus rebutan 1 buku doang yes.

Kok mbulet gitu bahasanya yak.

Anyway, maaf, pengumuman rada terlambat. Saya janjiin kemarin. Tapi ternyata kemarin hectic banget, sampe sekadar selonjoran aja nggak sempat. *lalu curcol*

cover-di-meja

Ya sudah, ketimbang saya curcolnya lebih panjang lagi, langsung saja deh pengumuman.

Selamat buat flashfiction berikut ini. Read more

#PestaFiksi06: Pulang (Karena Mereka yang Pergi Pasti Kembali)

pesta-fiksi

Halo, semua!

Setelah kemarin kita bersenang-senang di #PestaFiksi05 yang merayakan lahirnya Penyihir-Penyihir di Manik Mataku, sekarang kita ada lagi #PestaFiksi06 lho.

Keren kan? Hahaha.

Iya, kali ini kita akan merayakan hadirnya novel duet saya dengan Rinrin Indrianie yang berjudul Pulang (Karena Mereka yang Pergi Pasti Kembali).

Sedikit dulu tentang novel Pulang ya.

cover-pulang-ok

Read more

Pemenang #PestaFiksi05 – Penyihir di dalam Kepalaku

Hae!

Terima kasih buat yang sudah ikutan #PestaFiksi05 dengan hadiah buku kumpulan flashfiction saya, Penyihir-Penyihir di Manik Mataku, yang baru saja diterbitkan secara mandiri via Stiletto Indie Book kemarin.

 

penyihir-penyihir-di-manik-mataku

Syukurlah, nggak banyak yang ikutan. Hahahaha. Jadi, dengan cepat pula saya baca. *dikeplak*

Sejujurnya meski sedikit, ternyata tetep aja bikin saya bingung.

Tapi akhirnya, cerita inilah yang saya pilih, karena plotnya jelas, tekukannya juga jelas (meski agak banal), dan pesannya juga ada.

Jadi, ini dia pemenang #PestaFiksi05. Read more