Ayah?

31279484_1618852988213365_7174517953415610368_n
Paralyzed. By me.

Aku tak tahu bagaimana aku bisa sampai di sini. Satu saat aku hanya meminum sesuatu yang diberikan Ayah, lalu semua gelap.

Saat sadar, aku sudah berada di dalam kamar yang remang. Aku tak pernah benar-benar sadar apa yang telah terjadi. Yang aku tahu, makin banyak aroma tubuh lelaki menempel di badanku.

Aku ingin pergi. Neraka ini! Aku sudah tak lagi bisa menahan sakit. Aku tak mau lagi.

Kuraih gunting yang ada di atas meja. Pelangganku yang berikutnya sudah ada di depan pintu. Cukup sudah. Aku benar-benar tak sudi lagi. Kalau ada yang menyakitiku lagi, aku akan membunuhnya.

Membunuhnya.

Pintu terbuka.
Gunting kugenggam erat.
Mataku nanar.

Ayah?

Advertisements

Komennya dong, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s