Hutan di Matamu

Serupa hutan yang menghitam
Kau mengelam di bawah bayang
Pintu itu memang tak pernah terbuka
Selayaknya misteri yang tak ingin dipecahkan.
Matamu menanar, menyuruhku pergi
Tapi aku geming.
Tidak, Sayangku. Kau butuh lebih dari itu jika inginkan aku tak pedulikanmu
Meski kau tak ingin, tapi hatiku terlalu batu untuk tak cintaimu.
Gelaplah jika kau mau, maka aku akan menggelita bersamamu.

Advertisements

Komennya dong, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s