Teh Manis di Warung Kopi

“Mau minum apa, Mas?”

Aku menoleh. Perempuan berkebaya hijau lumut itu mengerling nakal padaku.

“Teh manis aja, Bu. Eh…”

“Panggil Jeng aja ah,” Dia tertawa genit. “Sebentar ya?”

Aku bergidik. Tapi mungkin memang begitu, kelakuan perempuan-perempuan penghuni warung kopi di sepanjang jalan begini. Selalu menyediakan pelayanan plus-plus. Aku meletakkan helm di sampingku, lalu melepas jaket. Untung ketemu tempat berteduh. Hujannya menderas.

Warung kopi ini sepi. Terlalu sepi.

“Ini, Mas, teh manisnya.” Tangannya terulur meletakkan gelas berisi teh di depanku.

Kusesap teh itu.

“Sepi aja, Mbak?”

“Nggak kok. Kan ada Mas sekarang.”

Lalu tiba-tiba bau anyir melesak masuk ke hidung. Air dalam gelas tehku memekat.

Merah.

Si Jeng berbalik, memamerkan gigi taringnya.

—— Σnd——

Yogyakarta 10 Januari 2014 @ 13:01

Untuk #FF111

Topik hari ini oleh @indtari: TEH MANIS.

*sruput es teh tawar*

Advertisements

4 thoughts on “Teh Manis di Warung Kopi

Komennya dong, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s