Gubrak! Klonthang!

Ning kaget. Mulutnya otomatis mengucapkan istighfar. Buru-buru dia menuju arah datangnya suara. Ternyata Bara, dan saking kagetnya Ning cuma memandangi kamar Bara yang seperti terlanda angin ribut.

“Mas…?” takut-takut disapanya Bara.

“Bingung aku, Ning! Besok Sabtu ada undangan ulang tahun Dino. Yang ke-17, Ning!”

Ning masih diam saja. Pelan-pelan dia mulai mengambili pakaian dan sepatu serta barang-barang lain yang berserakan di lantai.

“Celakanya, aku udah terima tantangan Dino dan Radit untuk ngenalin pacar aku di acara itu, Ning,” cerocos Bara. “Padahal aku kan belom punya, Ningggg…!!” Bara keliatan frustrasi sekali.

“Trus, Mas, apa hubungannya ngenalin pacar ama berantakin barang-barang, Mas?” tak urung Ning ndongkol juga. Tapi dia tetap tak bisa mengomeli Tuan Muda nya.

Bara menoleh dengan muka melas. “Habis aku ndak tau musti cari kemana cewek yang mau jadi pacar aku, Ning. Tinggal dua hari lagi, coba!” Bara diam sejenak. “Jadi aku nyari di lemari. Kali aja ada.”

Ning tertawa tergelak-gelak. “Haihhhh, Mas Bara…! Kok ya masih bisa ngelucu!”

“Jangan ketawa, Ning. Tolong aku lahhhh…” mohon Bara memelas.

“Lhah? Kok Ning yang suruh nolong? Ning bisa apa? Temen-temen Ning kan babu semua. Mas Bara ada yang mau emang?” Ning tertawa terkikik. Tapi tiba-tiba Bara menemukan ide cemerlang.

* * *

credit

“Ah, ga cocok. Yang lain!”

Masuk lagi ke kamar ganti, lalu keluar lagi. Kali ini dengan rok mini setali warna merah marun.

“Hmmmm… cantik sih. Tapi coba yang lain dulu deh.”

Masuk lagi. Keluar lagi. Dengan memakai terusan selutut bahu terbuka warna ungu dengan bulu-bulu di pinggang.

“No no no!”

Begitu lagi. Masuk terus keluar lagi.

“Cocok!!”

Tak urung dia berterima kasih pada si kamar ganti karena sudah menyulapnya menjadi cantik. Dia lalu tersenyum lebar.

* * *

Pesta ulang tahun Dino.

Semua mata tertuju pada gadis cantik yang digandeng Bara. Wajahnya mirip artis Kadek Devi, tinggi semampai dengan rambut lurus sebahu. Gaun khaki nya melambai-lambai dramatis ditiup angin. Sayang, kulitnya seperti kulit Nicki Minaj. Tapi sama sekali tak mengurangi kecantikannya.

Bara terkekeh dalam hati.

Makasih ya, Ning!

—————-

336 kata

Advertisements

5 thoughts on “[BeraniCerita #03] Makasih ya, Ning!

Komennya dong, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s